Adventure in The Jungle

“Mommy aku duluan yaa” Kataku sambil berlari ke mobil “Iyaa, bilangin ke Daddy kalau kunci mobilnya ketinggalan!!!” ujar Mommy sembari memberiku kunci mobil untuk diberikan kepada Daddy.

Halo namaku Michelle Clarissa, kalian bisa memanggilku Claries. Aku mestinya sekarang duduk di kelas 5 SD, namun aku tidak bersekolah. Sebenarnya dulu aku juga sekolah seperti kalian, tetapi aku keluar saat duduk di bangku kelas 4, karena Daddy dan Mommyku sangat suka travelling, sehingga aku pun ikut setiap mereka pergi deh. Oh iya sekolahku yang dulu bernama GIRLS SCHOOL, itu sekolah khusus muslimah lho!.

“Daddy kuncinya ketinggalan tau, makanya jangan lupa” ujarku sambil bersungut- sungut dan menaiki mobil. Daddy tersenyum “Hehe maaf dong Claries, tau sendiri, Daddy kan pelupa”. “Ayo Dad kita berangkat” sahut Mommy sembari menaiki mobil. Selama perjalanan aku melihat-lihat pemandangan dan Mommy mengobrol bersama Daddy.

Satu jam kemudian, kami pun sampai di daerah Puncak, Bogor. Kami memang akan mengadakan acara arisan keluarga di sini. Tak lama kemudian aku memasang tenda dan menemui Kak Andy, sepupuku. Jarak usiaku dengan Kak Andy hanya berbeda tiga tahun. “Hai Claries! Kamu makin pendek aja ya hahaha…” seperti biasa Kak Andy menggodaku sambil menarik lenganku “Ihh.. kebiasaan deh, oh iya kak, kita ada agenda apa aja sih disini?” Tanyaku sembari berusaha membalas menarik lengannya. “Hmm.. bagaimana kalau nanti malam kita cerita-cerita hantu?” Ujar Kak Andy sembari memasang muka seram dengan niat menakuti “Ya.. ya.. ya.. siapa takut? Haha..” Ya sudah sekarang kita susul yang lain dulu dong, habis masang tenda capek dan lapar nih..” ujarku. “Aduhhh kamu itu memang ratu makan ya?” timpal Kak Andy. “Oya, seperti biasa, aku membawa rendang enak lho!” katanya menggoda, lalu kami pun makan bersama.

Tak lama kemudian Oma memanggilku “Claries sini.. Oma punya hadiah buat anak pintar” Bergegas aku menghampiri Oma “Hadiah apa Oma?” ujarku penasaran. Ternyata Oma memberikanku sebuah handphone bermerek Iphone X yang sudah sangat lama aku mimpikan. Kak Andy pun mendapatkan hadiah handphone juga dari Oma, tapi mereknya Samsung. Aku dan Kak Andy sangat senang dengan hadiah yang diberikan Oma, tetapi tidak bisa langsung memainkannya. Kami pun menitipkan handphone tersebut ke Mommy.
Matahari pun mulai tenggelam, setelah menunaikan Shalat Maghrib aku berganti baju. Aku memakai baju lengan panjang berwarna putih yang bertuliskan ‘ BONJOUR’, lalu memakai cardigan pendek berwarna pink dan legging bergambar love, tak lupa memakai jilbab berwarna putih. Sambil memakai earphone silver dan membawa hp baruku kami sekeluarga pergi menaiki bus mini bersama dengan pemandu yang ke hutan wisata. “Oke, hari ini kita akan mengelilingi hutan yang banyak hewan langka nya, nah di hutan ini banyak monyetnya” ujar Kak Andy “Nah itu dia Kak, kita berhenti dulu sambil foto monyetnya ya!” kataku. Aku dan Kak Andy pun memotret monyet yang sedang menggendong anaknya yang masih kecil dan lucu. Kami masing-masing dibagikan pisang oleh pemandu untuk memberi makan monyet. Pisang tersebut kuberikan kepada anak monyet yang terkecil. Setelah memberi makan monyet, pemandu berkata “Sekarang saatnya kita ke tempat Si Burung Hantu nih, siapa yang suka Owl?” Aku mengangkat tangan dengan antusias “Oh ayo kamu ke sini, gendong Owl-nya” ujar pemandu. Aku maju dengan perasaan takut, “Kak Andy ayo ikut!” Aku menantang Kak Andy “Ihh geli tau, hiyy..” ujarnya mendelik. Aku pun menggendong Owl itu sementara Mommy memotretku. Setelah itu aku berkeliling melihat satwa yang lain, dan setelah puas kami kembali ke tenda dan mengadakan acara pentas seni.

Banyak yang kami lakukan pada pentas seni malam itu, aku bernyanyi, Kak Andy bercerita tentang hantu, sementara Oma bagi-bagi oleh-oleh. Haha aneh kan? Masa lagi pentas malah bagi-bagi oleh-oleh sih? Mommy dan Bibi Misa menari, Daddy dan Paman Garven melakukan stand up comedy, and.. Opa mendemonstrasikan Jurus Kungfu.…! Yap, Opaku memang jagoan kungfu. Kami pentas seni sampai pukul 12 malam, “Mommy aku ngantuk, aku duluan ya mom, hoammm.. byeee semuanya Assalamualaikum” ujarku sambil menguap “Waalaikumsalam, iya sih Opa juga ngantuk ya udah yuk bobo semuanya” ujar Opa sembari menggandeng tanganku ke tenda. Tak lama kemudian yang lain pun masuk ke tenda masing-masing.

Keesokan harinya, setelah mandi aku memilih menggunakan baju lengan panjang berwarna putih pink, dan bertuliskan ‘Justice’ tak lupa dilengkapi dengan memakai cardigan pendek berwarna abu-abu, serta celana legging berwarna ungu muda. Tak ketinggalan jilbab pink, dan earphone, hehe.. Aku memang punya banyak sekali cardigan dan legging. Aku pergi menghampiri yang lain, ternyata mereka sedang sarapan. Wah menunya ada Mie Udon, dan minumnya ada es jeruk. Sehabis makan kami langsung pulang menuju ke rumah Opa dan Oma. Di rumah Opa dan Oma terdapat kolam renang, lapangan badminton, dan taman yang besar. Aku dan Kak Andy berenang bersama Opa, Dad, dan Paman Garven. Malam harinya keluarga Kak Andy dan keluargaku menginap di rumah Opa. Kami tidur dengan nyenyak malam itu karena siangnya sudah kelelahan dengan berbagai aktivitas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *